Minggu, 04 Oktober 2009

Anakku Pergi... dan kembali

Rabu tanggal 30 September 2009...
Kuhantar putra sulungku ke sekolahnya, SMP 1 Kuta Utara, dengan mengendarai motor astrea 800 milikku. Waktu menunjukkan pk. 05.10 pagi. Matahari belum lagi mengintip. Cuma ada satu bintang yang genit menari di atas sana... Ah, tegakah kubiarkan dia berangkat ke Jawa demi sebuah Studi Wisata bersama ratusan teman se sama kelas 3 lainnya.

Satu ransel tersandar di bahu anakku. Tas panjang lain dipegangnya erat. Lengkap sudah, dengan segala bekal yang disiapkan suami tercinta, dari makanan ringan berbagai jenis, handuk, peralatan mandi, lima potong baju dan dua celana, serta dompet dan uang saku se cukupnya.

Hmm, dia sedang dalam proses menuju remaja. Tak baik terlalu dikekang, namun tentu tidak bijaksana pula jika dibiarkan lepas bebas dan liar... Maka, terbanglah wahai burung kecilku... Terbang ke langit biru, kejar mimpi dan cita mu, untuk selalu menjadi kuat dan tegar dari waktu ke waktu, bijaksana dan dewasa dalam setiap langkahmu.

Minggu 4 Oktober 2009...
Ditengah kesibukan menyelesaikan urusan rumahtangga, sebuah sms muncul di HP tercinta yang telah 6 tahun menemani. "Ma, jemput Adi sebentar lagi". Ah, anakku... dia telah tiba. Setelah berpuluh kali pesan via sms, telepon saling berbalas di antara kami, akhirnya dia akan segera bergabung kembali, dan menimbulkan kehebohan di keluarga ini dengan segala kebanyolannya...

Bergegas kuajak Yudha, putra bungsuku, mengenakan jaket, topi dan kacamata. Hmm.. udara pagi pk. 10.30 menyapa lembut pipi menghampiri buah hati, di SMP dimana dia menuntut ilmu.
Ah, berbunga hati ini, melihat dia tiba dengan wajah lelah, namun berbunga bunga dengan segala ceritera selama perjalanannya, oleh oleh bagi adiknya, kedua orangtuanya.

Hmm, satu lagi, pengalaman yang dapat dia petik bagi modal bangun kedewasaan di masa depan. Tuhan, bantu dia hadapi segala cobaan dan rintangan, raih segala kesempatan dan tantangan, untuk menjadi tegar dan bijaksana dari hari ke hari...