Selasa, 11 Mei 2010

Anakku, Belajar Rendah Diri lah Selalu, Walau Postur Kita Tinggi....

Suamiku sedang menempuh pendidikan di Universitas Udayana Program Doktoral (S3)Pasca Sarjana, Program Studi Kajian Budaya. Aku baru dinyatakan lulus dan diterima pada Universitas Udayana Program Doktoral (S3) Pasca Sarjana, Program Studi Kajian Budaya pula. Putra sulungku, baru dinyatakan lulus SMP, sekaligus diterima di SMA ter favorit se Propinsi Denpasar, SMAN I. Putra bungsuku masih duduk di kelas 2 SDN 3.

Hmmm...
Sombong?
Tidak....

Perjuangan masih sangat panjang. Ini hanya awal dari kerja keras, dan selalu akan dibutuhkan kerja keras lainnya lagi.....
Masih jauh lebih banyak lagi yang tidak dapat kesempatan yang sama seperti kami. Maka harus banyak bersyukur atas segala karunia dan kesempatan yang Tuhan berikan bagi keluarga ku. Bukanlah keluarga kaya, bukan pula terpandang. Motorku masih tahun dodol. Rumahku masih terancam banjir. Malah lebih ingin menjadi bukan apa-apa dan siapa-siapa. Namun berusaha untuk menjadi semakin bijak dan dewasa dari hari ke hari....

Tuhan, bantu kami, bimbing kami....
Untuk selalu rendah diri, mampu menghargai orang lain, rela dan ikhlas menolong sesama, disiplin dalam tiap sisi kehidupan di dunia, sopan dan menjaga etika pergaulan dalam terapkan Sraddha dan Yadnya kami, dan tidak pernah berpaling dari Mu, menegakkan ajaran Dharma selalu......

Selasa, 04 Mei 2010

Teruslah bertumbuh anakku....

Anak...
Adalah permata yang kuras tiap sisi emosi
dalamnya makna mengalir dari berbagai bingkai hati
tiada kan habis wlo dibahas berkali dan berhari

Anak....
adalah cermin dari jalan hidup yang rangkak
capai masa depan di suatu hari
karena harap ada di jejak langkah yang tercipta

Anak...
betapa cinta tiada terbeli
karna perjuangan sang tetua
bagi kuat dan kuasa citra diri mereka jua

Anak...
tak hendak rasa hati berlalu lepas ini semua
namun cinta tak slalu mudah
untuk dicerna dan dicipta

Maka, Nak...
teruslah tumbuh
bawa kelepak sayapmu menjulang akasa
bagi jayamu di kelak kemudian hari