Kasih Ibu...
Minggu, 16 September 2011, rencana memenuhi janji menghantar anakku berenang. Kupersiapkan laptop dan perbekalan yang bakal kubawa ke Nirmala. Kuhubungi Bu Dayu, sahabat dan juga rekan kerja ku di STPNDB. Dia juga sekaligus tetanggaku. Minggu lalu aku mengajak anaknya untuk bergabung bersama anakku dan satu anak lain untuk menikmati hari libur bersama.
Ternyata Gung Wipa, putera ke dua bu Dayu, terserang penyakit cacar air. Hmmm. Kasihan keluarga mereka. Bu Dayu harus berangkat pagi hari ke Gianyar. Suaminya sudah semenjak dua hari lalu berada di sana. Nenek suaminya meninggal, dan rencananya keesokan hari akan di aben. Di tengah segala kesibukan ini, dua anaknya terserang cacar air, sehingga terpaksa ditinggal di rumah di Denpasar. Bisa kubayangkan.... betapa repot dan menyedihkan, harus membagi konsentrasi dan emosi di antara berbagai ujian hidup ini.... belum lagi termasuk dengan kesibukan mengajar di kantor....
Sering pula kurasakan hal yang demikian..... Anak sakit, harus berjuang memilih, antara kerja, kuliah, atau pengorbanan demi menjadi seorang ibu.
Ah, anakku, dan juga, berjuta anak lain di dunia.... Jika ibu kalian, dan, ada orang yang kalian panggil sebagai "ibu", bahkan, orang yang tidak kalian kenal sekalipun.... hargai perjuangan mereka untuk hadirnya kalian di dunia ini, membuat diri kalian menjadi sungguh berarti....


