Kamis, 18 Februari 2010

Mencari Sekolah Lagi, Bagi Anakku

Sore ini, sehabis melepas lelah setiba dari kantor, duduk berdua dengan putra sulungku. Adi kini sudah tumbuh tinggi. 170 cm, klas III SMP I Kuta Utara. Dia mencurahkan kegalauan hatinya mengikuti ujian Try Out yang sudah 4 hari dijalani.
"Ma, Adi akan masuk SMA di mana nanti?" tanya nya.

Ah...
Sesungguhnya, aku juga khawatir, sangat cemas, takut...
Kujelaskan padanya, setiap orang miliki masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Setiap orang harus berjuang, menjadi pejuang bagi perjalanan hidup yang dilalui. Namun, hal ini akan menjadi mudah jika kita hadapi bersama, setidaknya, untuk meringankan beban di hati.

Dengan banyaknya siswa yang tidak lulus UAN, bahkan, termasuk jawara di kelas, bisa alami ini, termasuk pula Adi. Dia kini tercatat menduduki ranking 2 di kelas dua kemarin. Namun, dia juga harus siap jika fakta dan kenyataan berbicara tentang hal terburuk. Kupersiapkan mentalnya, aku tidak ingin anakku bunuh diri, atau stres, jika tidak lulus, jika tidak diterima di sekolah yang diinginkannya, jika.. jika... jika....

Ah Tuhan..
Jujur, aku juga takut, cemas,
Tapi janjiku, takkan menyerah berikan yang terbaik, yang kumampu, demi anak-anakku, demi keluargaku. Akan ku tempatkan dia di SMA 7 Denpasar, sesuai dengan harapnya.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda